Seiring kesuksesan dari Nike Freestyle itu sendiri akhirnya Nike membentuk sebuah event kejuaraan Freestyle yang diikuti oleh cukup banyak peserta, Event tersebut tergolong sangat sukses karena menghasilkan freestyler freestyler kenamaan di tanah air seperti Rico a.k.a Spinboy dan Baswan a.k.a Brother J.
Pada Tahun berikutnya setelah event tersebut bergulir tepatnya pada tahun 2002 akhirnya lahirlah sebuah komunitas streetball pertama di Indonesia yang bernama Future Streetball (Bandung). Didirikan oleh Richard Leo Latunusa a.k.a Insane dan Bayu Radityo a.k.a Lunatic ternyata cukup membakar semangat sahabat sahabat mereka Anwar Kaimuddin a.k.a Hyperdrive , Abah a.k.a Matrix , Gobel a.k.a Trickz , Ijal a.k.a nightmare dan banyak yang lain untuk menyebarkan demam streetball di seluruh tanah air. Semangat tersebut dibuktikan dengan dibentuknya Future Streetball Camp dan Future Streetball Mixtape 1 and 2.
Karena kepindahan Bayu Radityo a.k.a Lunatic ke kota Jakarta pada tahun 2003 ternyata tidak menyurutkan semangatnya untuk membangun streetball di Indonesia maka ia membentuk sebuah komunitas baru yang bernama Ball Star Streetball. Kegigihan Bayu Radityo terebut berbuah manis karena impiannya membawa Ball Star Tour keliling kota menjadi sesuatu yang nyata. Pada tahun 2005 akhirnya Ball star menjalankan tour nya ke 32 kota di indonesia dan semakin meluaskan demam demam streetball yang ada di tanah air.
Tahun 2005 akhirnya Kerja keras yang luar biasa dari para streetball Legend dan pencinta streetball tanah air membuahkan suatu kompetisi streetball terbesar di tanah air yang bertajuk LA Lights Streetball. Event ini diikuti oleh lebih dari 50 komunitas di seluruh Indonesia dan merupakan salah satu event olahraga termegah dan terbaik yang pernah ada di tanah air yang masih berjalan terus hingga saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar